Aku ?

Apa yang diharapkan dari penjelasan tentang aku.
Tak akan ada yang menarik dari diriku.
Hanya manusia dengan jiwa yang mencoba terus berjibaku.
Meminta pertolongan agar Allah senantiasa terus melindungiku.
.
.
Aku..
Sudah kukatakan tak hanya lebih dari seorang yang mencari keridhoan.
Satu dari definisi ketidaksempurnaan.
Jauh dari angan yang bisa disandingkan. Dengan para wanita luar biasa di bingar kehidupan. .
.
Aku..
Yang melangkah pelan demi mencari pengetahuan.
Yang mencoba berjuang untuk mencapai impian.
Yang bertahan walau tanpa bimbingan.
.
.
Tapi aku..
Selalu cukup menyadari tentang diriku.
Selalu cukup tahu akan kekuranganku.
Selalu paham akan ketidaksempurnaanku.
Maka dari itu,
Dengan semua kealfaanku,
Hanya terselip satu kekuatan.
Bahwa dimanaku,
Akan selalu ada Allah yang merengkuhku.
Akan selalu ada DIA yang menolongku.
Akan selalu ada yang Maha Sempurna untuk membantuku.
.
.
Aku.. Hanya harus terbiasa.
Menghiraukan dunia yang kadang menyesakkan dada.
Berjuang walau tanpa seseorang yang bisa diminta uluran tangan pada akhirnya.
.
.
Aku..
Hanya harus terbiasa.
Melakukan semuanya sesuai izin Allah Azza Wa Jalla.
.
.
Dan pada semua..
Tak perlu menjadi yang sempurna.
Tak perlu menjadi yang paling cantik jelita.
Tak perlu susah menghapus setiap cibiran diluar sana.
.
.
Hanya dua pesanku padamu ..
Jadilah seseorang yang memohon keridhoanNya.
Jua jadi sebaik-baik perhiasan dunia dan surgaNya.
Tutup kedua telinga.
Teruslah melangkah.
Karena dengan semuanya..
Bahagia akan tercipta.

 

 

 

 

Kontribusi oleh @wikapratiwi8
.

Iklan

S P A S I

Kita telah belajar banyak dari s p a s i, bahwa hadirnya jarak telah mencipta begitu banyak makna. Namun rasanya teramat naif bila kini aku berkata: aku begitu menikmati keterpisahan ini—detik-detik ketika hanya bisa bicara pada udara. Waktu memang terlalu angkuh untuk mengerti betapa jahatnya rindu yang mendera. Hingga bila kita mau jujur melihat ke balik jiwa, ada luka di sana, yang tak pernah butuh pemulihan apa-apa kecuali jumpa.

Apa yang semalam turun bersama hujan—apakah harapan atau sekadar kenangan? Barangkali hanya waktu yang benar-benar tahu. Tapi bukankah waktu ada di pihak kita? Jadi tak ada lagi yang perlu kita takutkan kecuali Tuhan. Tidak badai, tidak juga gempa. Terlebih hanya angin biasa.

Aku akan menjemputmu di sebuah taman tanpa bunga. Di taman itu, mungkin juga tak ada kolam air mancur, patung-patung artistik, atau hiasan apa saja sebab kehadiranmu saja sudah mengindahkan semuanya.

 

 

 

dalam buku ‘Cinta Adalah Perlawanan’

Rabu,11 Juli 2018..

Karena aku telah lupa bagaimana cara mencintai yang lain
Setelah bertemu denganmu

Aku melepaskan satu persatu apa yang disebut dengan masa lalu
Entah yang indah, buruk, berharga, maupun yang tak ada guna 
Semuanya ikut luruh bersama waktu yang membawamu mengisi hati pada tiap-tiap penjuru

Sebab aku pernah berdoa di suatu hari
Jika kutemukan seseorang untukku nanti
Semoga dia adalah satu yang padanya hati tak akan terbagi
Dia yang melengkapi pada kurangku
Yang menjadi kuat untuk lemahku
Yang mengganti tawa untuk tangisku
Dia yang sama-sama tak sempurna
Namun sama dalam tujuan dan rencana
Dengannya untuk sebuah bahagia bisa didapat meskipun secara sederhana

Karena aku telah lupa bagaimana cara mencintai yang lain
Setelah bertemu denganmu…

 

 

 

ulin.

sabtu, 16 juni 2018

Ini belum berakhir, masih ada waktu menjemput bahagia. Ayo, bangkit lagi, bangun, bergerak, melangkah hingga akhir menjadi penentu ..
jatuh , bangkit lagi ,bangun dan bersiap lari kembali ..
aku tak sabar untuk sampai pada cita citaku yang menunggu disana aku lupa jika perjalan menuju cita citaku tidaklah mudah bukan hanya jauh tapi berkerikil dan berkelok-kelok aku tetap ingin berlari bagaimanapun keadannya hingga berkali-kali aku terjatuhh terluka dan aku harus bangkit lagi ..
aku tetap berlari sambil menikmati setiap luka dan tetap pada pendirianku bahwa dengan cara berlari aku akan sampai pada cita-citaku dengan cepat dan tepat waktu ..
bbbbrrraakkkk.
lagi lagi aku terjatuh hingga terprosok dan aku tau kali ini kemungiinanku untuk tetap melanjutkan perjalanan cita-cita sangatlah kecil dan sulit untuk dilanjutkan …
kini aku memilih terdiam berfikir apa yang salah dalam diriku ? apa yang salah dengan semua caraku untuk menggapai cita-cita , apa yang salah dengan cara berfikirku ? yaaa sepertinya aku terlalu terburu-buru dalam segala halnya , sepertinya aku terlalu serakah ingin ini dan itu dengan cepat tanpa ingin menikmati prosesnya ..
kini aku serahkan semua kepada pemilik Kehidupan-ku , pemilik dan penentu setiap takdir kehidupan ku , garis kehidupan ini telah di atur olehnya maka sepatutnya aku hanya berserah diri kepada-Mu Ya Rabb ..
Ya Rabb ,maaf jika diri ini terlalu serakah dalam urusan duniawi..
maaf jika diri ini tak pernah ingin bersabar atas segala hal yang ingin ku raih ..
maaf jika aku slalu menginginkan segala hal nya tanpa ingin menikmati prosesnya ..
maaf jika aku terlalu percaya diri bahwa tanpa mengandalkan siapapun termasuk engkau aku percaya bisa meraihnya sendiri dan ternyata itu kesalahan besar..
maaf maaf maaf kan aku Ya Rabb ..
jangan pernah tinggalkan aku ya Rabb sekalipun aku meninggalkan engkau beribu-ribu kali , jangan pernah lepaskan tanganku ya Rabb sekalipun aku melepaskan engkau berkali kali ..
jangan pernah berikan satupun urusan pada-ku ya Rabb karna aku takan pernah mampu mengurus sesuatu sebaik engkau ya Rabb ..

Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Sedang yang susah bisa Engkau jadikan mudah, apabila Engkau menghendakinya.

Allahumma maalikal mulki tu’tiil mulka man tasyaa-u watanzi’ul mulka mimman tasyaa-u watu’izzu man tasyaa-u watudzillu man tasyaa-u biyadikal khairu innaka ‘ala kulli syai-in qadiirun

Wahai Tuhan Pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapapun yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapapun yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapapun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapapun yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sungguh, Engkau Makakuasa atas segala sesuatu.

QS. Ali-Imran 26

*TERNYATA HIDUPKU CERMINAN DARI SHOLATKU*

Barangsiapa terbiasa menunda sholat,
maka ia harus siap tertunda dalam segala
urusan kehidupannya : nikah, pekerjaan, keturunan, kesehatan, kemapanan, petunjuk dan lain-lain.
.
Hasan al-Bashri berkata :أَيُّ شَيْءٍ يَعِزُّ عَلَيْكَ مِنْ دِينِكَ إِذَا هَانَتْ عَلَيْكَ صَلَاتُكَ وَأَنت أول مَا تسْأَل عَنْهَا يَوْم الْقِيَامَة
.
“Apa yang berharga dari agamamu jika sholatmu saja tidak berharga bagimu? Padahal pertanyaan pertama yang akan ditanyakan kepadamu pada hari kiamat adalah tentang sholat.”
.
Seperti apa kamu mampu memperbaiki sholatmu, seperti itulah kamu akan mampu memperbaiki hidupmu.
.
Tidakkah kamu tahu bahwa sholat itu bergandengan dengan kesuksesan?
.
“Hayya ‘alas sholah … hayya ‘alal falaah …”
artinya : “Marilah melakukan sholat, marilah meraih kesuksesan.” Bagaimana mungkin kamu minta kesuksesan kepada Allah, sedangkan kamu tidak menunaikan hakNya?
.
استغفرالله العظيم
.
Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang yang mendirikan sholat tepat pada waktunya. Semoga kita selalu mendapat Ridho & Pertolongan-Nya,
Aamiin Aamiin Ya Robbal Aalamiin…….